Search Upil on This Blog

Loading...

Thursday, October 6, 2011

Teks Deskripsi

Ini postingan ketiga gue pagi ini haha maklum aja gue lagi pengen-pengennya nge'blog karena gue kan moody (sok bangga) haha

Ini tugas diberikan dosen setelah gue disuruh membuat otobiografi yang termasuk ke dalam teks deskripsi sederhana. Sebelumnya gue perkenalkan dulu nama mata kuliah dari tugas ini, yaitu Menulis Faktual. Sepertinya ini nama mata kuliah satu-satunya di Indoensia, karena sebelum masuk semester 3 ini, gue coba surfing di gugel ternyata gak ada menulis faktual kecuali di web yang berhubungan dengan kampus gue. Jadi bangga juga haha .

Seperti yang telah diketahui bahwa deskripsi merupakan teks yang menggambarkan sesuatu hal (tempat, orang, suasana, dll) yang apabila membaca teks tersebut, pembaca seolah-olah dapat melihat dan merasakan apa yang disampaikan teks tersebut. Gue suka cara mengajar dosen gue yang gak monoton, beliau sekarang salah satu dosen favorit gue setelah dosen Pengantar Kajian Sastra.

Saat itu dosen menyuruh kami (mahasiswanya) menulis tentang rumah idaman dalam waktu kurang lebih sepuluh menit. Lalu hasilnya itu diberikan secara acak kepada teman-teman yang lain, lalu temannya tersebut harus menggambarkan dalam kertas kosong rumah seperti apa yang ada dalam tulisan temannya.
Setelah itu, tempel di white board dan si empunya tulisan harus memilih rumah mana yang digambarkan temannya yang sesuai dengan tulisannya. Ini adalah hal menarik, karena dengan begitu kita dapat mengetahui siapa saja yang dapat menggambarkan (dalam gambar) dengan baik dan yang dapat menggambarkan (dalam tulisan) dengan jelas. And this is my text description :



Rumah Idaman itu Minimalis
Oleh: Rospita Nur Fazriah

Suatu tempat yang jauh dari keramaian dan berada di sudut kota kecil yang setiap paginya selalu penuh keramahan, di sana terdapat rumah minimalis yang menghadap ke arah utara jalan. Warna kuning gading menempel pada dinding dan warna putih pada setiap kusen berpadu melengkapi coklat tua yang melekat pada pintu sehingga menghasilkan aura tersendiri. Dua tembok tiang menjadi penyangga rumah yang memiliki luas 10x14 m2 tersebut. Di sebelah kanan rumah tampak berdiri sebuah garasi yang memuat dua buah kendaraan roda empat dan sepeda motor serta sepeda kayuh. Gudang yang menjadi tempat barang-barang bekas berada tepat di belakang garasi. Garasi dan gudang tersebut bercat coklat muda dan putih pada gerbang garasi serta pintu gudang tersebut.

Ventilasi udara dibuat dari kusen kayu sebesar batako terpampang di atas jendela dan pintu setiap ruangan agar oksigen yang berasal dari pepohonan yang rindang dapat leluasa masuk ke dalam rumah sehingga rumah akan selalu sejuk. Namun pada ventilasi tersebut di tutupi sebuah kain tipis berlubang kecil-kecil untuk memperkecil kesempatan nyamuk masuk ke rumah. Atap rumah minimalis tersebut tidak semuanya menggunakan genting tanah liat, pada bagian dapur menggunakan 3 buah genting kaca agar cahaya dapat masuk meskipun telah tersedia jendela.

Pada halaman depan terhampar dengan rapi rumput manila dan beberapa pohon yang mengitari rumah minimalis tersebut. Sedangkan pagar bercat putih yang tak terlalu tinggi di lengkapi oleh bunga ungu yang selalu berbunga saat pagi tiba. Halaman belakang dihiasi kolam ikan kecil dan air terjun kecil buatan supaya dapat menyerupai habitat ikan yang asli serta tempat menjemur pakaian dengan fiber sebagai perantara antara pakaian 

Warna-warna soft mendominasi perkakas dalam rumah tersebut, seperti sofa, tempat tidur dan gorden. Ruang tamunya dihiasi tanaman hias yang berukuran sedang sebagai unsur estetis dan efek menyegarkan. Warna kursi yang digunakan di ruang tamu adalah hitam, warna yang sedikit berbeda agar tidak menimbulkan efek monoton. Sofa yang berada di ruang keluarga tepat di depan layar LCD TV dan home theater akan membangun suasana nyaman dan harmonis. Di sudut ruangan tersebut di pajang sebuah lampu dengan tiang setinggi satu meter dan tutupnya yang berwarna seragam dengan meja di depan sofa. Di dalam kamar depan terdapat satu tempat tidur ukuran kecil berwarna putih, karena kamar tersebut di tempati oleh anak-anak kelak maka perkakasnya di-design dengan struktur kayu yang tidak meruncing di bagian sudutnya. Meja belajar dan lampu tidur diletakkan sejajar dengan tempat tidurnya, sebuah lemari berpintu dua ditempatkan di sebelah meja belajar tersebut. Design interior dua kamar depan yang sederhana tersebut akan menumbuhkan rasa nyaman dan keamanan terhadap anak. Sedangkan untuk kamar yang pintunya menghadap ruang keluarga adalah kamar untuk dewasa dengant tempat tidur ukuran besar dan lemari pakaian berpintu empat yang berada di sudut kanan kamar tersebut. Pada sudut kiri di sebelah tempat tidur tersebut, terpajang lampu tidur yang memiliki tinggi satu meter. Ruang dapur menjadi tempat memasak yg nyaman dengan perlengkapan memasak yang lengkap dengan kompor empat tungku yang telah di-design khusus, satu meter dari dapur tersedia kamar mandi dan toilet berpintu hitam dengan corak bunga mawar di bagian atas pintunya. Satu set meja makan berwarna coklat muda menyempurnakan interior rumah minimalis tersebut.dan sinar matahari. Tanaman obat keluarga berada tepat disebelah kolam ikan dan tanaman saga membelit erat pagar kawat yang mengelilingi halaman belakang itu.

Ini gambar rumah gue yang digambar oleh temen gue (Putri Wardani)
THAT's ME
@Rospita_NF

1 comment:

Silahkan comment UPIL gue dengan kaidah yang baik, tidak OOT, tidak vulgar dan tidak menyinggung SARA. ^^b #okesip

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...